HANDAI TAULAN

                     Handai taulan

Berdiri, buta mengenal diri
Bicara, bisu suara diri
Hempas, kehidupan hambar
sadar, setelah ditampar

Hasrat asa diatas langit
Renggut pait bahkan hanya bibit
penuh ketus dukungan alam
Seolah olah Reinkarnasi ditengah tengah riuhnya dunia

"Arghhhh"
imajinasi ini tidak pernah habis dipreteli belati.

Aku tak percaya diri lagi

sssttt

Uluran tangan halus itu
menarik jiwa yang telah lama binasa.
Bangkit, Menyilakanku untuk menuai bertebangan diudara

Dia punya raksasa mimpi dilangit.
Sekali Kali Ku ambil beberapa keping bintangnya, dia tak menghalau.

Dia adalah handai taulan yang dahyat dan kuat






















Komentar

Postingan populer dari blog ini

...

Selamat

Keadilan Nenek jelata