Deg-deg
Di gemuruhnya takbir
Di tumpukan busa tipis
Tersedak dihimpit
Otak berputar, tak ada nyali
Dibunuh bimbang
Ditampar tumbang
Hilang kata nyaman
di dua gubuk tersayang
Hilang kata dekat
Di dua hati selalu debat
Menerka-nerka ego
Diri saja masih dongo
Langkah diri demi yang jauh
kewajibannya rela acuh
ah! Durhaka kamu nak.
Komentar
Posting Komentar