Virus Membunuh kenangan

Belaga lega, akan hilang

Terbentang dari prediksi

Dikira tak akan malang

Baru saja selesai di tangisi


Sesal dan kesal

Diberi secuil kenangan

Tengok dilubuk, padahal

Hanya meratap angan


Dimana..

Terdengar lantunan ayat indah

Percikan air atas tubuh

Ketukan membangunkan jiwa

Gertakan menghisap ileur

Guyonan yang tak lucu

Angan-angan film korea

Sanqua satu setengah liter

Santunan Wifi depan Tpk

Semangatnya Piket Jum'at hehe

Kerasanya bihun cilung

bebasnya harga mang ajat

Berburu Kholas Odoj

Pusingnya memahami pak hen hen

bahkan

Gosipan anak sosialita, serem


Tak sedikitpun..

Penyindiran, Perkelahian, Perpinjaman, Perkesalan, Pergosipan, Perjulidan, Perhutangan, Permintaan, pengancaman, pembunuhan

dan kasus-kasus lainnya


Rasanya orang orang berat sekali untuk ibadah

tak perlu mencari di safinah

sadar itulah kewajiban


Pergi ini kewajiban bukan?

pantas, sama berat 


Kini, tinggal pasrah

Harapan, dihilangkan segala kesalahan


Untuk yang ditinggal

Tak harap tangisan 

Tak harap juga jinjingan


Kini, sudah terasa

Ribuan penyesalan

Harap takan terasa

Bagimu, berjuang dan berjalan


Salam Cinta



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

...

Selamat

Keadilan Nenek jelata